Langsung ke konten utama

Pencegahan Stunting dan Covid19 Melalui Banggakencana Jawa Barat -Kulwap Kelas 1 2020

Balai Diklat KKB Bogor dalam era pandemik Covid 19 tetap berupaya melaksanakan pembelajaran meski menggunakan media dan metode jarak jauh.  Pada hari Jumat, 27 Maret 2020 telah diadakan Kuliah via Whatsapp (kulwap) yang diikuti oleh 60 peserta dari Penyuluh KB lintas Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Pembelajaran kulwap ini juga dapat diakses melalui live streaming melalui Youtube yang dapat dilihat pada link : Kelas 1 Kulwap BD KKB Bogor




Peserta dengan penuh semangat mengikuti pembelajaran jarak jauh ini dengan dimoderatori oleh ibu Neni Nuraeni (Kasie Penyelenggara BD KKB Bogor) dan Fasilitator Widyaiswara BD KKB Bogor Anindita Dyah Sekarpuri.  Kepala Balai Diklat KKB Bogor, ibu Handayani beserta ibu Elly Kasubbag Balita, Anak dan Lansia BKKBN provinsi Jawa Barat.

Silahkan link materi untuk dapat mempelajari lebih lanjut : Materi Kulwap kelas 1 BD KKB Bogor WFH 2020

Berikut link notulen diskusi kulwap kelas 1  : Catatan Kulwap Kelas 1 2020


Untuk bahan pengayaan lebih lanjut silahkan dapat klik materi berikut ini :
1. Cegah Stress lewat Keluargahttps://www.instagram.com/p/B-I7P-anu35/
3. Menjadi Orangtua Hebat Bagi Balitahttps://www.youtube.com/watch?v=PzeLQVtK0v0
4. Penjelasan isi 13 Pertemuan BKB HIhttps://www.youtube.com/watch?v=bR793HusqCE&t=33s 

5. Jaga Lansia dari COVID 19

6.  Panduan Untuk Ibu Hamil, Menyusui dan Nifas Era Covid19


Selamat belajar, bekerja, beribadah dari rumah ya bapak ibu.  Tetap Sehat, Semangat, Luar Biasa.  Sampai jumpa di Kulwap dan Pembelajaran via online lagi ya...Tong Chu Ling Ching Cat wae, cekap #DiImahWae #DiRumahAja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sosialisasi Pengisian SIMSDM dan E Visum Penyuluh KKBPK

Dalam rangka memperkuat implementasi Program KKBPK, diperlukan penguatan program dan kegiatan melalui penyediaan data dan informasi BKKBN yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Penduduk dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga. Data dan informasi memegang peranan penting dalam penyusunan rencana, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga. Untuk tersedianya data dan informasi akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan perlu dukungan dan peran serta pihak terkait mulai dari tingkat lini lapangan sampai penentu kebijakan baik di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Kota. Selanjutnya dengan terjadi perubahan kebijakan terkait pengelolaan aparatur sipil negara ASN PKB/PLKB dari kabupaten dan kota menjadi ASN BKKBN.
Sekaitan dengan hal tersebut di atas, pengisian Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia…

Pelatihan Diklat Penjenjangan Bagi Penyuluh KB (PKB) Terampil Ke Ahli Tahun 2018 Metode On Off

Terbitnya Undang-Undang No 52 tahun 2009 tentang PerkembanganKependudukan dan Pembangunan Keluargamembawa implikasi yang lebih luaske dalam tatanan baru penyelenggaraan Program Keluarga Berencana Nasionaldalam seluruh aspeknya. Undang-undang tersebut ditindaklanjuti dengan diterbitkannya PP Nomor 87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunanan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.
Sebagai konsekuensi logis dari pengembangan fungsi tersebutBKKBNyang semula merupakan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional berubahmenjadi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Dan yang menjadi visi Program KB adalah menjadi lembaga yang handal dan dipercaya dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan berkualitas.
Berbagai perubahan pada tingkat hulu tentu saja akan membawa pengaruh yang lebih luas kepada pelaksanaan program di tingkat hilir yakni tingkat lini lapangan, di mana Penyuluh Keluarga Berncana(PKB/PLKB) dalam hal ini memiliki peran dan …